Tampilkan postingan dengan label Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rasulullah. Tampilkan semua postingan

Kisah Bilal dan Adzannya (Sangat Menarik)


Makam Bilal di Damaskus
Kisah ini, menunjukkan betapa mendalam dan besar kecintaan sahabat pada Nabi, juga bagaimana rasa rindu yang sangat menyayat hati mereka. Bahkan, sebenarnya sebab wafatnya Abu Bakar ash Shiddiq adalah karena terbunuh oleh rindu pada Nabi yang membakar hatinya (sebagian riwayat menyatakan, nafas beliau berbau seperti daging yang dipanggang).

Semua pasti tahu, bahwa pada masa Nabi, setiap masuk waktu sholat, maka yang mengkumandangakan adzan adalah Bilal bin Rabah. Bilal ditunjuk karena memiliki suara yang indah. Pria berkulit hitam asal Afrika itu mempunyai suara emas yang khas.

Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments

Mengapa Rasulullah Tidak Diizinkan Allah Untuk Mendoakan Ibunya?



Makam Aminah, Khadijah dan Abu Thalib
Wahai orang-orang Wahabi (red: salafi) yang beriman, jagalah lisan kamu dari mengatakan ayah ibu Rasulullah adalah musyrik. Tak kah kamu pertimbangkan ayat Allah:
إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ
“sesungguhnya orang2 musyrik adalah najis” (surat at-Taubah azat 28)
Ya memang para ulama dalam menafsirkan ayat di atas ada yang mengartikan najis dalam arti hakiki hingga orang-orang kafir tidak boleh memasuki mesjid, dan ada juga para ulama yang menafsirkan najis dalam arti majazi, hingga maksudnya adalah najis dalam hal aqidah.
Selengkapnya...

Share

Studi Kritis Kesalahpahaman Terhadap Sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam "Bapakku dan Bapakmu di Dalam Neraka" Hadits Riwayat Muslim

Jika Pembaca yang budiman berkenan, mohon kiranya agar risalah yang sederhana ini disebarkan, dengan niat lillahi Ta'ala, untuk mentashih (memperbaiki) kesalahpahaman sebahagian saudara kita terhadap hak-hak dan kehormatan Junjungan kita Nabi Besar Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Kita tidak menemukan nash yang shorih daripada Alquran dan Sunnah yang mengatakan bahwa kedua orang tua Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah kafir lalu mengapa sebahagian kita sangat memperjuangkan dengan mati-matian bahwa keduanya adalah kafir sehingga buku-bukupun ditulis, artikel-artikelpun disebarkan dan diceramah-ceramahpun ditekankan bahwa Abdullah bin Abdul Muthallib dan Aminah binti Wahhab adalah daripada orang-orang kafir, seolah-olah ini sudah menjadi keyakinan yang wajib diimani oleh setiap muslim. Buang-buang waktu dan
Selengkapnya...

Share

posted under | 13 Comments

Tanggapan Terhadap Tulisan Mengapakah Gambar Diri Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Tidak Boleh Dilukiskan?



Sama seperti Bang Rinaldi, waktu kecilpun saya sangat menyukai majalah-majalah Islam yang menceritakan kisah-kisah para nabi. Waktu itu ada beberapa majalah, saya lupa nama-namanya, tapi yang paling saya ingat adalah majalah "Aku Anak Sholeh". Ngga tahu majalah ini sekarang ntah masih ada atau tidak, soalnya saya ngga pernah lagi menemukannya. Yah kasihan anak-anak orang Islam sekarang, ngga kayak kita dulu. Tul ngga? Ketika menceritakan kisah Nabi Adam, Nuh, Ibrahim , Musa dan lainnya majalah-majalah ini melukiskan sosok mereka. Tetapi pas tiba menceritakan sosok Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salllam, majalah-majalah ini hanya mengilustrasikan seolah-olah seperti cahaya saja atau tidak ditampakkan sama sekali. Dulu juga saya bertanya-tanya kenapa yah ngga dilukiskan saja sebagaimana Nabi-nabi yang lainnya. Padahal saya ingin sekali melihat wajah Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salllam.

Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments

Engkau Begitu Agung Wahai Rasulullah


"Kutinggalkan sunnah Nabi yang sepanjang malam
beribadah hingga kedua kakinya bengkak dan keram

Nabi yang karena lapar mengikat pusarnya dengan batu
Dan dengan batu mengganjal perutnya yang halus itu

Kendati gunung emas menjulang menawarkan dirinya
la tolak permintaan itu dengan perasaan bangga

Butuh harta namun menolak, maka tambah kezuhudannya
Kendati butuh pada harta tidaklah merusak kesuciannya

Bagaimana mungkin Nabi butuh pada dunia
Padahal tanpa dirinya dunia takkan pernah ada

Selengkapnya...

Share

posted under | 4 Comments

SHALAWAT NARIYYAH, AL-FATIH DAN THIBB AL-QULUB dll

Oleh: Al-Ustadz Mbah Jenggot

Shalawat nariyyah, begitulah kebanyakan orang menyebutnya. Namun sebenarnya, ada indikasi kuat bahwa shalawat tersebut bukan bernama shalawat nariyyah, tetapi shalawat taziyyah sebagaimana nisbat kepada penciptanya, yaitu Syaikh at-Tazi.

Shalawat nariyyah juga disebut sebagian pengikut faham salafi sebagai shalawat bid’ah, karena tidak pernah dibuat oleh Rasulallah. Dan, jamaah shalawat nariyyah yang banyak dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia, terutama masyarakat tanah Jawa, juga dianggap sebagai jamaah bid’ah yang sesat karena mengamalkan shalawat bid'ah.

Termasuk shalawat nariyyah yang menjadi obyek pensesatan, adalah shalawat al-fatih dan shalawat thibb al-qulub yang juga bukan berasal dari Rasulallah. 

Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments
Beranda
Powered by. Ryosatura. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Topic

Jika kamu ingin tahu kedudukanmu di sisi Allah maka lihatlah kedudukan Allah di hatimu!

Tasawuf itu ihsan

Saudara-saudaraku yang budiman, jangan tertipu oleh dakwaan sebahagian orang bahwa tasawuf tidak ada di dalam alquran. Tasawuf itu ada di dalam alquran, hanya saja ia tersirat. Sebagaimana tersiratnya dilalah-dilalah hukum di balik nash-nash alquran begitu pula isyarat-isyarat tasawuf banyak tersembunyi di sebalik lafazh-lafazh alquran. Bukan ianya hendak disembunyikan Allah dari semua orang, tetapi agar ada usaha dan upaya untuk melakukan penggalian terhadap sumber-sumber ilahiyah yang dilakukan oleh jiwa-jiwa yang intibah. Di situlah akan muncul ijtihad dan mujahadah yang mengandung nilai-nilai ibadah (wa ma kholaqtul jinna wal insa illa liya'buduni).

Tasawuf itu akhlaq (innama bu'itstu li utammima makarimal akhlaq); berusaha mengganti sifat-sifat madzmumah (takhalli) dengan sifat-sifat mahmudah (tahalli). Kedua proses ini sering disebut dengan mujahadah. Para Rasul, Nabi, dan orang-orang arif sholihin semuanya melalui proses mujahadah. Mujahadah itu terformat secara teori di dalam rukun iman dan terformat secara praktek di dalam rukun Islam. Pengamalan Iman dan Islam secara benar akan menatijahkan Ihsan. Ihsan itu adalah an ta'budallaha ka annaka tarah (musyahadah), fa in lam takun tarah fa innahu yarok (mur'aqobah). Ihsan inilah yang diistilahkan dengan ma'rifat. Ma'rifat itu melihat Allah bukan dengan mata kepala (bashor) tetapi dengan mata hati (bashiroh). Sebagaimana kenikmatan ukhrowi yang terbesar itu adalah melihat Allah, begitu pula kenikmatan duniawi yang terbesar adalah melihat Allah.

Dengan pemahaman tasawuf yang seperti ini, insya Allah kita tidak akan tersalah dalam memberikan penilaian yang objektif terhadap tasawuf. Itulah yang dimaksud oleh perkataan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah; "Dan kami tidak mengingkari tarekat sufiyah serta pensucian batin daripada kotoran-kotoran maksiat yang bergelantungan di dalam qolbu dan jawarih selama istiqomah di atas qonun syariat dan manhaj yang lurus lagi murni." (Al Hadiah As-Saniyah Risalah Syaikh Abdullah bin Muhammad bin Abd. Wahhab hal.50 dalam kitab Mauqif A'immah Harakah Salafiyah Cet. Dar Salam Kairo hal. 20).

Adapun praktek-praktek yang menyimpang dari syariat seperti perdukunan, zindiq, pluralisme, ittihad dan hulul yang dituduhkan sebahagian orang; itu adalah natijah daripada tasawuf, maka itu tidak benar, sangat jauh dari apa yang diajarkan oleh tokoh-tokoh sufi; Imam Junaid Al-Baghdadi, Imam Ghazali, Imam Ibnu Arabi, Imam Abd. Qadir Al-Jailani, Imam Abu Hasan Asy-Syadzili, Imam Ibnu Atho'illah As Sakandari, Imam Sya'roni, Imam Suyuthi, Syaikh Abdul Qadir Isa dan imam-imam tasawuf lainnya qaddasallahu sirrahum.

Tasawuf juga adalah suatu ilmu yang membahas jasmani syariat dari sisi lain. Sisi lain yang dimaksud adalah sisi ruhani. Kalau fiqih membahas syariat dari sisi zhohir, maka tasawuf dari sisi batin. Sholat misalkan, ilmu tentang rukun, syarat dan hal-hal yang membatalkan sholat itu dibahas dalam ilmu fiqih. Adapun ilmu tentang khusyu' hanya dibahas dalam ilmu tasawuf. Wallahu a'lam.

free counters
bloggersumut.net
Blog ini ada di Komunitas Blogger Indonesia -AntarBlog-

Mengenai Saya

Foto saya
Al-faqir dilahirkan di sebuah kota kecil Pangkalan Berandan Kab. Langkat Sumatera Utara. Di kota kecil ini minyak bumi pertama sekali ditemukan di Indonesia (tepatnya di desa Telaga Said). Saat ini al-faqir sedang menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo Fakultas Syariah wal Qanun. Blog ini merupakan sebagai sarana saja bagi saya untuk sharing bersama teman-teman, silaturahmi dan menambah wawasan. Hehe jangan tertipu dengan nama blog "Sufi Medan" karena ini hanya nama blog saja, adapun si empunya sendiri bukanlah seorang sufi, hanyasaja mencintai orang2 sufi. Sufi adalah gelar yang hanya diberikan untuk orang-orang yang mengamalkan ajaran-ajaran Tasawuf dengan benar. Tentunya di sana sini masih banyak kekurangan, al-faqir sangat mengharapkan perbaikan dari Teman-teman semuanya. Saran dan masukan sangat saya nantikan. Dan bagi siapapun yang ingin menyebarkan artikel2 dalam blog ini saya izinkan dan saya sangat berterima kasih sudah turut andil dalam mengajak saudara-saudara kita kepada kebaikan dan yang ma'ruf. Terima kasih sudah berkunjung di blog orang miskin. Moga Allah senantiasa memberkahi dan melindungi Teman-teman semuanya. Billahi taufiq, wassalamu'alaikum.

Followers


Recent Comments