Tampilkan postingan dengan label Salafi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Salafi. Tampilkan semua postingan

Imam Syathibi: Ciri-Ciri Aliran Sesat Susah Diajak Dialog Terbuka (Hasil Dialog Bersama Akhwat 'Salafi' Seputar Hukum Cadar)

Al-Imam Asy-Syathibi menjelaskan dalam al-I’tisham, bahwa sebagian besar kaum ahli bid’ah dan pengikut aliran sesat tidak suka berdialog dan berdebat dengan pihak lain. Menurut Asy-Syathibi, mereka tidak akan membicarakan pendapatnya dengan orang yang alim, khawatir kelihatan kalau pendapat mereka tidak memiliki landasan dalil syar’i yang otoritatif. Sikap yang mereka tampakkan ketika bertemu dengan orang alim adalah sikap pura-pura. Tetapi ketika mereka bertemu dengan orang awam, mereka akan mengajukan sekian banyak kritik dan sanggahan terhadap ajaran dan amaliah umat Islam yang sesuai dengan syari’at. (Ummatipress.com)

Foto di atas adalah gambar yang diupload oleh seorang ukhti 'salafi' tersebut. Setelah up-load, perusuh pun datang berkomentar, berikut cuplikan dialognya, selamat menyaksikan:
Selengkapnya...

Share

posted under | 1 Comments

Muhammad Bin Abdul Wahab; Pengantar Singkat Studi Kritis Ideologi Pemikirannya

(Warning: Sebelum membaca artikel ini siapkan kopi dan pastel di meja anda karena butuh waktu setengah jam untuk menghabiskan artikel ini. Yang gak tahan baca lama2 sebaiknya mundur dari sekarang biar gak pingsan di tengah jalan. Dan yang suka emosian sediakan kipas angin biar gak kepanasan. Dan kalau mau buat bantahannya buat bantahan yang berbobot, jangan suka buat bantahan yang tak mengena & tak berhubungan sebagaimana buku2 bantahan yang sudah ada.) Bismillah…selamat menikmati.

Oleh: Al Ustadz Al Fadhil Muhammad Hidayatullah Lc.

*Penulis adalah sarjana alumnus Universitas Al Azhar Kairo Fak. Lughah Arabiyah. Saat ini sedang menyelesaikan pendidikannya di program pascasarjana Jur. Syari'ah Darul Ifta' Kairo.

Selengkapnya...

Share

Al Azhar Berupaya Satukan Kelompok Muslim Mesir

Prof. Dr. Syaikh Ahmad Thayyib
Hidayatullah.com--Peran Al Azhar dalam menjaga kesetabilan Mesir dan persatuan umat mulai nampak. Kalau sebelumnya, Dar Al Ifta (Lembaga Fatwa Resmi Mesir) mengundang para tokoh dari berbagai kelompok Muslim untuk ikut bertukar pikiran mengenai kesatuan umat, kini Syeikh Al Azhar juga melakukan hal yang sama. Syeikh Al Azhar gagas muktamar untuk kesatuan umat, sebagaimana dilansir almesryoon.com (11/5)

Komitmen Al Azhar untuk menjadi lembaga pemersatu umat terlihat tatkala Syeikh Muhammad Hassan seorang tokoh Salafy Mesir berkunjung ke Syeikh Al Azhar. Dr. Ahmad At Thayyib berpesan kepada Syeikh Muhammad Hasan agar bisa bekerja sama dalam masalah pokok dan tidak mencela satu dai kepada dai yang lain serta tidak konstrasi dalam masalah furu’.

Selengkapnya...

Share

posted under , | 1 Comments

Jika Anak Kita Bertanya Dimana Allah?

Khansa, Kamila, Rida
Risalah kecil ini saya buat mengingat beberapa hari yang lalu ada anak salah seorang kakak saya bertanya kepada kakaknya: "Kak Ridha, Allah itu dimana?" Lalu si kakak yang masih berumur 6 tahun ini menjawab: Allah itu ghaib sayaaang, gak bisa ditanya dimana tempat-Nya." Sungguh bijak jawaban kakak ini, lebih bijak daripada orang-orang dewasa yang mengatakan Allah di atas langit.  Allah bisa dijumpai dengan pesawat jet yang canggih. Laa haulun wala quwwatun illa Billah.

Saya kira bukan adik kakak ini saja yang sering menanyakan Allah kepada ibunya, tetapi anak2 Sodara-sodara juga pasti melakukan hal yang serupa, begitu pula dengan anak saya nanti. Kira-kira apa yah yang akan kita jawab ketika anak kita bertanya; "Dimana Allah?"

Selengkapnya...

Share

Asal Usul Keluarga Su’ud (Dinasti Saudi)

Peringatan: Sebelum membaca artikel yang panjang ini, bersihkan hati, lapangkan dada dan dinginkan kepala. Netralkan pikiran dan jiwa dari keberpihakan kepada kelompok sendiri dan biasakan lisan untuk tidak latah menuduh apa yang dikatakan orang sebagai tuduhan dan fitnah sebelum  kita meneliti secara mendalam dan membuka kembali lembaran-lembaran sejarah. Wabillahi taufiq. Bismillah... 

Oleh Alm. Muhammad Sakher diterjemahkan secara bebas oleh  Abdur Rahim Ats-Tsauri dari sebuah naskah berbahasa Arab berjudul Ali Sa’ud, Min Aina? Wa ila Aina?


Pada tahun 851 H, sekumpulan pria dari Bani Al Masaleekh, yaitu trah dari Kaum Anza, yang membentuk sebuah kelompok dagang (korporasi) yang bergerak di bidang bisnis gandum dan jagung dan bahan makananan lain dari Irak, dan membawanya kembali ke Najd. Direktur korporasi ini bernama Sahmi bin Hathlool. Kelompok dagang ini melakukan aktifitas bisnis mereka sampai ke Basra, di sana mereka berjumpa dengan seorang pedagang gandum bernama Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe, seorang Yahudi. Ketika sedang terjadi proses tawar menawar, yahudi itu bertanya kepada mereka, “Dari mana Anda berasal?” 
Selengkapnya...

Share

Sejarah Berdarah Kaum Wahabi-Salafi atas Kuburan Al-Baqi - (diterjemahkan dari HISTORY OF THE CEMETERY OF JANNAT AL-BAQI)

Oleh: Doddy Salman

Rabu 8 Syawal 1345 Hijriah bertepatan dengan 21 April 1925 mausoleum (kuburan besar yang amat indah) di Jannatul al-Baqi di Madinah diratakan dengan tanah atas perintah Raja Ibnu Saud.. Di tahun yang sama pula Raja Ibnu Saud yang Wahabi itu menghancurkan makam orang-orang yang disayangi Rasulullah Saw (ibunda, istri, kakek dan keluarganya) di Jannat al-Mualla (Mekah).

Penghancuran situs bersejarah dan mulia itu oleh Keluarga al-Saud yang Wahabi itu terus berlanjut hingga sekarang. Menurut beberapa ulama apa yang terjadi di tanah Arabia itu adalah bentuk nyata konspirasi Yahudi melawan Islam, di bawah kedok Tauhid. Sebenarnya, tujuan utamanya adalah secara sistematis ingin menghapus pusaka dan warisan Islam yang masih tersisa agar Kaum Muslim terputus dari sejarah Islam.
Selengkapnya...

Share

posted under | 1 Comments

Ketika Semuanya Harus Sama Dengan Baginda Rasulullah SAW

Oleh: Ustadz Al Fadhil Ahmad Yusuf Al-Anshori hafizhahullah

Bagi kaum Salafi & Wahabi, segala urusan di dalam agama hanya ada di antara dua kategori, yaitu:
1.       Yang diperintah atau dicontohkan, yaitu setiap amalan yang jelas ada perintahnya, baik dari Allah Swt. di dalam al-Qur'an maupun dari Rasulullah Saw., atau setiap amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. dan para Shahabat beliau.

2.       Yang dilarang , yaitu setiap amalan yang jelas ada larangannya dari Allah maupun dari Rasulullah Saw.
Dalil yang mereka kemukakan di antaranya adalah:
Selengkapnya...

Share

posted under , | 3 Comments

Nasehat Buat Ikhwanina Minal Wahhabiyyin As-Salafiyyin

Dulu Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam pernah minta tiga permintaan kepada Allah. Dua permintaan dikabulkan, adapun permintaan agar umatnya disatukan tidak dikabulkan. Hm… pebedaan kita ini memang sudah ditakdirkan  Ya kita nikmati saja, ngga usah ketakutanlah umat Islam ini akan tertinggal karena perbedaan. Perbedaan tidak pernah membuat umat Islam tertinggal, tetapi yang membuat tertinggal adalah kemalasan dan kebodohan.

Toh dari dulu umat Islam mencapai kejayaannya juga berada dalam perbedaan Masih ingatkan masa keemasan kita kapan, yah…Umayyah, Abbasyiah dan masa-masa  khilafah-khilafah yang berikutnya semuanya penuh dengan perbedaan. Hanya saja mereka waktu itu dapat saling menghargai dan hidup rukun.

Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Dilema Hakekat Nejd Sumber Fitnah Antara Irak dan Riyadh


Sebahagian para pengikut Wahabi merasa marah jika kita sebut bahwa Nejd tempat kelahiran imam mereka adalah tempat keluarnya tanduk setan dan tempat keluarnya Khawarij. Mereka beralasan bahwa Nejd yang dimaksud Rasululah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah Iraq karena negeri Iraq sumber kekacauan dan fitnah.

Mari kita lihat sejauh mana kebenaran yang telah di sampaikan oleh pengikut wahabi yang terlalu fanatik dengan Imamnya Muhammad bin Abdul Wahab ini sehingga beliau hampir seperti nabi yang tidak salah dan khilaf, adapun selain beliau tergolong salah dan sesat.

Bahayanya daerah Najd berasal dari hadits Rasulullah s.a.w yang menceritakan keberkatan tanah , Yaman, dan Syam sebagaimana didalam hadisnya :
Selengkapnya...

Share

posted under , | 13 Comments

Kafir-Mengkafirkan Refleksi Kebodohan Iman


Perlu pembaca ketahui bahwasanya pembahasan tentang kufur bagi ahli iman sangat penting karena siapa yang tidak tahu kufur maka dia tidak akan tahu apa itu iman sebagaimana jika dia tidak mengetahui malam, niscaya dia tidak mengetahui siang. Begitu pula siapa yang tidak mengetahui alam maka dia tidak akan mengetahui pencipta dan siapa yang tidak mengetahui siapa dirinya maka dia tidak akan mengetahui siapa Tuhannya.

Alasan inilah yang mengundang orang-orang berilmu dari dulu hingga sekarang untuk terus mengkaji dan menggali apa itu hakekat kufur sebab memang di daerah ini sangat berbahaya. Jika salah tafsir, maka anda akan memandang kebanyakan manusia ini buruk dan sesat sebab anda telah menghukuminya dengan kalimat ‘kafir’. Namun jika tafsir anda tepat maka anda tidak akan memandang kecuali kebaikan Tuhan ada dalam seluruh alam

Selengkapnya...

Share

posted under , | 0 Comments

Melakukan Hal-Hal Yang Tidak Dilakukan Nabi Saw Tidak Haram


Sebelum membaca risalah yang panjang  dan rumit ini dan pastinya akan membuat  yang sedang stress akan semakin steress dan pening  kepalanya. Ada baiknya Saudara-saudaraku  sekalian mengheningkan hati sejenak dan membuang doktrin-doktrin ta'ashubiyah kemazhaban nya agar dapat membaca risalah ini nantinya dengan kepala dingin dan pikiran yang jernih. Untuk itu marilah kita mengendurkan urat-urat saraf dengan tersenyum sejenak.


Ada sebuah fenomena yang sangat pelik telah mendorong saya untuk menulis sebuah risalah sederhana ini dimana sebagian orang telah menjadikan tarkun-Nabi (ترك النبي) atau dalam bahasa kita (hal-hal yang ditinggalkan atau tidak dilakukan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam) itu sebagai hujjah (alasan hukum) untuk mengharamkan amal ibadah orang lain.

Pertanyaannya adalah apakah benar jika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam meninggalkan atau tidak melakukan suatu perkara, lantas menjadi haram hukumnya bagi kita untuk melakukan suatu perkara itu? Saya harap Saudara-saudaraku sekalian memahami pertanyaan saya ini sebab di siniah inti dari pembahasan kita ini.

Sebelum kita menjawab pertanyaan di atas ada baiknya kita memahami dahulu sebuah pertanyaan yang lebih mendasar lagi, apakah benar jika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melakukan sesuatu, berarti Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ingin memberitahukan kita bahwa sesuatu itu haram?


Selengkapnya...

Share

posted under , | 5 Comments
Postingan Lama Beranda
Powered by. Ryosatura. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Topic

Jika kamu ingin tahu kedudukanmu di sisi Allah maka lihatlah kedudukan Allah di hatimu!

Tasawuf itu ihsan

Saudara-saudaraku yang budiman, jangan tertipu oleh dakwaan sebahagian orang bahwa tasawuf tidak ada di dalam alquran. Tasawuf itu ada di dalam alquran, hanya saja ia tersirat. Sebagaimana tersiratnya dilalah-dilalah hukum di balik nash-nash alquran begitu pula isyarat-isyarat tasawuf banyak tersembunyi di sebalik lafazh-lafazh alquran. Bukan ianya hendak disembunyikan Allah dari semua orang, tetapi agar ada usaha dan upaya untuk melakukan penggalian terhadap sumber-sumber ilahiyah yang dilakukan oleh jiwa-jiwa yang intibah. Di situlah akan muncul ijtihad dan mujahadah yang mengandung nilai-nilai ibadah (wa ma kholaqtul jinna wal insa illa liya'buduni).

Tasawuf itu akhlaq (innama bu'itstu li utammima makarimal akhlaq); berusaha mengganti sifat-sifat madzmumah (takhalli) dengan sifat-sifat mahmudah (tahalli). Kedua proses ini sering disebut dengan mujahadah. Para Rasul, Nabi, dan orang-orang arif sholihin semuanya melalui proses mujahadah. Mujahadah itu terformat secara teori di dalam rukun iman dan terformat secara praktek di dalam rukun Islam. Pengamalan Iman dan Islam secara benar akan menatijahkan Ihsan. Ihsan itu adalah an ta'budallaha ka annaka tarah (musyahadah), fa in lam takun tarah fa innahu yarok (mur'aqobah). Ihsan inilah yang diistilahkan dengan ma'rifat. Ma'rifat itu melihat Allah bukan dengan mata kepala (bashor) tetapi dengan mata hati (bashiroh). Sebagaimana kenikmatan ukhrowi yang terbesar itu adalah melihat Allah, begitu pula kenikmatan duniawi yang terbesar adalah melihat Allah.

Dengan pemahaman tasawuf yang seperti ini, insya Allah kita tidak akan tersalah dalam memberikan penilaian yang objektif terhadap tasawuf. Itulah yang dimaksud oleh perkataan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah; "Dan kami tidak mengingkari tarekat sufiyah serta pensucian batin daripada kotoran-kotoran maksiat yang bergelantungan di dalam qolbu dan jawarih selama istiqomah di atas qonun syariat dan manhaj yang lurus lagi murni." (Al Hadiah As-Saniyah Risalah Syaikh Abdullah bin Muhammad bin Abd. Wahhab hal.50 dalam kitab Mauqif A'immah Harakah Salafiyah Cet. Dar Salam Kairo hal. 20).

Adapun praktek-praktek yang menyimpang dari syariat seperti perdukunan, zindiq, pluralisme, ittihad dan hulul yang dituduhkan sebahagian orang; itu adalah natijah daripada tasawuf, maka itu tidak benar, sangat jauh dari apa yang diajarkan oleh tokoh-tokoh sufi; Imam Junaid Al-Baghdadi, Imam Ghazali, Imam Ibnu Arabi, Imam Abd. Qadir Al-Jailani, Imam Abu Hasan Asy-Syadzili, Imam Ibnu Atho'illah As Sakandari, Imam Sya'roni, Imam Suyuthi, Syaikh Abdul Qadir Isa dan imam-imam tasawuf lainnya qaddasallahu sirrahum.

Tasawuf juga adalah suatu ilmu yang membahas jasmani syariat dari sisi lain. Sisi lain yang dimaksud adalah sisi ruhani. Kalau fiqih membahas syariat dari sisi zhohir, maka tasawuf dari sisi batin. Sholat misalkan, ilmu tentang rukun, syarat dan hal-hal yang membatalkan sholat itu dibahas dalam ilmu fiqih. Adapun ilmu tentang khusyu' hanya dibahas dalam ilmu tasawuf. Wallahu a'lam.

free counters
bloggersumut.net
Blog ini ada di Komunitas Blogger Indonesia -AntarBlog-

Mengenai Saya

Foto saya
Al-faqir dilahirkan di sebuah kota kecil Pangkalan Berandan Kab. Langkat Sumatera Utara. Di kota kecil ini minyak bumi pertama sekali ditemukan di Indonesia (tepatnya di desa Telaga Said). Saat ini al-faqir sedang menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo Fakultas Syariah wal Qanun. Blog ini merupakan sebagai sarana saja bagi saya untuk sharing bersama teman-teman, silaturahmi dan menambah wawasan. Hehe jangan tertipu dengan nama blog "Sufi Medan" karena ini hanya nama blog saja, adapun si empunya sendiri bukanlah seorang sufi, hanyasaja mencintai orang2 sufi. Sufi adalah gelar yang hanya diberikan untuk orang-orang yang mengamalkan ajaran-ajaran Tasawuf dengan benar. Tentunya di sana sini masih banyak kekurangan, al-faqir sangat mengharapkan perbaikan dari Teman-teman semuanya. Saran dan masukan sangat saya nantikan. Dan bagi siapapun yang ingin menyebarkan artikel2 dalam blog ini saya izinkan dan saya sangat berterima kasih sudah turut andil dalam mengajak saudara-saudara kita kepada kebaikan dan yang ma'ruf. Terima kasih sudah berkunjung di blog orang miskin. Moga Allah senantiasa memberkahi dan melindungi Teman-teman semuanya. Billahi taufiq, wassalamu'alaikum.

Followers


Recent Comments