Mengapa Rasulullah Tidak Diizinkan Allah Untuk Mendoakan Ibunya?



Makam Aminah, Khadijah dan Abu Thalib
Wahai orang-orang Wahabi (red: salafi) yang beriman, jagalah lisan kamu dari mengatakan ayah ibu Rasulullah adalah musyrik. Tak kah kamu pertimbangkan ayat Allah:
إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ نَجَسٌ
“sesungguhnya orang2 musyrik adalah najis” (surat at-Taubah azat 28)
Ya memang para ulama dalam menafsirkan ayat di atas ada yang mengartikan najis dalam arti hakiki hingga orang-orang kafir tidak boleh memasuki mesjid, dan ada juga para ulama yang menafsirkan najis dalam arti majazi, hingga maksudnya adalah najis dalam hal aqidah.
Selengkapnya...

Share

Membongkar Nukilan-Nukilan Palsu Untuk Mengharamkan Acara Kematian

Oleh: Ustadz Al-Fadhil Ahmad Yusuf Al-Anshari

Mengusik amalan seseorang Muslim dengan menukil pernyataan Ulama dari kitab Muktabar secara serampangan (mengguting-gunting kalimat) merupakan perbuatan keji dan sangat tidak berakhlak. Selain termasuk telah menyembunyikan kebenaran, juga termasuk telah memfitnah Ulama yang perkataannya telah mereka nukil, merendahkan kitab Ulama dan juga telah menipu kaum Muslimin. Dakwah mereka benar-benar penuh kepalsuan dan kebohongan. Mengatas namakan Madzhab Syafi’I untuk menjatuhkan amalan Tahlil, sungguh mereka keji juga dengki.

Kitab I’anatuth Thalibin (إعانة الطالبين) adalah kitab Fiqh karangan Al-‘Allamah Asy-Syekh Al-Imam Abi Bakr Ibnu As-Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathiy Asy-Syafi’i, yang merupakan syarah dari
Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments

Tolak ukur Tauhid Dan Syirik (Penting dibaca supaya tidak gampang menuduh musyrik!!!)

Oleh: Ustadz Al-Fadhil Ahmad Yusuf Al-Anshari

Mengkhususkan tema ini pada pembahasan tersendiri. Karena didalamnya terdapat masalah penting yang menjadi pemisah antara tauhid dan syirik, yang luput dari perhatian kalangan Wahabi. Mau tidak mau kita harus mengetahuinya, supaya kita dapat mengetahui bagaimana menyikapi cara-cara alami dan sebab-sebab gaib. Orang-orang Wahabi berpendapat bahwa bertawassul kepada sebab-sebab yang alami tidaklah menjadi masalah. Seperti menggunakan sebab-sebab didalam keadaan alami.

Akan tetapi menurut pandangan golongan Wahabi/Salafi bertawassul kepada sebab-sebab gaib, seperti misalnya; Anda meminta sesuatu kepada seseorang yang anda tidak akan memperoleh sesuatu itu melalui
Selengkapnya...

Share

posted under | 1 Comments

Makam Para Nabi Tinggi-Tinggi Semua

Sungguh na'if kaum Wahabi, menyuruh orang untuk meratakan kuburan dengan tanah hanya dengan berlandaskan zhahir riwayat:

قاَلَ ليْ علِيُّ بْنُ أَبِيْ طاَلِبٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَلاَ أَبْعَثُكَ عَلَى ماَ بَعَثَنِي عَلَيْهِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ أَنْ لاَتَدَعَ تِمْثاَلاً إِلاَّ طَمَسْتَهُ وَلاَ قَبْرًا
مُشْرِفاً إِلاَّ سَوَّيْتَهُ

Artinya:
Dari Abu Hayyaj berkata; Ali bin Abu Thalib berkata kepadaku: ‘Maukah engkau aku utus kepada sesuatu yang Rasulullah telah mengutusku dengannya? (yaitu) jangan kamu membiarkan patung kecuali kamu hancurkan dan kuburan yang meninggi melainkan kamu ratakan.” (Riwayat Muslim)

Selengkapnya...

Share

posted under | 26 Comments

Hoax Atau Tidak, Terserah Anda Untuk Percaya, Ada Mayat di Atas Kubah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Pemakaman Baqi' Tahun 1903 M
Ali Reza's Blog

Selain Masjid Nabawi, tempat bersejarah dan penuh berkah lainnya di kota Madinah adalah kompleks pemakaman Baqi. Di tempat itulah dimakamkan para imam ahlulbait, keluarga Nabi, dan juga para sahabat termasuk kalangan syuhada radhiyallahu 'anhum. Dahulu, tempat tersebut cukup rapi dengan bangunan dan kubah tempat orang berkumpul untuk berziarah. Sampai akhirnya, kelompok Wahabi menguasai Jazirah Arab.

Secara bertahap dan dengan alasan yang rapuh, pada hari Rabu 8 Syawal 1345 H bertepatan dengan 21 April 1925, pemakaman Baqi dihancurkan secara total oleh Raja Abdul Aziz dari Arab Saudi. Pada tahun yang sama, ia juga menghancurkan makam manusia suci di Jannatul Mualla (Mekkah) di mana ibunda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam (Siti Aminah alaiha salam.), istri Nabi, kakek dan leluhur Nabi alaihim salam dikuburkan.

Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

BENARKAH AJARAN TASAWUF ITU BID'AH? (notes buat yang masih ragu ame tasawuff)

Oleh: Syaikh al-Allamah al-Arif Billah Ryo Satura Al-Fadani Hafizhahullah

 Abdul Hasan Al Fusyandi, seorang tabi'in yang hidup sezaman dengan Hasan Al Bisri (w. 110H./728 M.) mengatakan, "Pada zaman Rasulullah saw., tasawuf ada realitasnya, tetapi tidak ada namanya. Dan sekarang, ia hanyalah sekedar nama, tetapi tidak ada realitasnya."

Pernyataan ulama dari kalangan tabi'in ini bisa menjadi acuan untuk menjawab pertanyaan Anda. Memang benar, tidak ada istilah tasawuf pada zaman Rasulullah saw. Namun, realitasnya ada dalam kehidupan dan ajaran Rasulullah saw. seperti sikap Zuhud, Qona'ah, Taubat, Rido, Sabar, dll.

Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments

Sejarah Berdarah Kaum Wahabi-Salafi atas Kuburan Al-Baqi - (diterjemahkan dari HISTORY OF THE CEMETERY OF JANNAT AL-BAQI)

Oleh: Doddy Salman

Rabu 8 Syawal 1345 Hijriah bertepatan dengan 21 April 1925 mausoleum (kuburan besar yang amat indah) di Jannatul al-Baqi di Madinah diratakan dengan tanah atas perintah Raja Ibnu Saud.. Di tahun yang sama pula Raja Ibnu Saud yang Wahabi itu menghancurkan makam orang-orang yang disayangi Rasulullah Saw (ibunda, istri, kakek dan keluarganya) di Jannat al-Mualla (Mekah).

Penghancuran situs bersejarah dan mulia itu oleh Keluarga al-Saud yang Wahabi itu terus berlanjut hingga sekarang. Menurut beberapa ulama apa yang terjadi di tanah Arabia itu adalah bentuk nyata konspirasi Yahudi melawan Islam, di bawah kedok Tauhid. Sebenarnya, tujuan utamanya adalah secara sistematis ingin menghapus pusaka dan warisan Islam yang masih tersisa agar Kaum Muslim terputus dari sejarah Islam.
Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments

Ketika Semuanya Harus Sama Dengan Baginda Rasulullah SAW

Oleh: Ustadz Al Fadhil Ahmad Yusuf Al-Anshori hafizhahullah

Bagi kaum Salafi & Wahabi, segala urusan di dalam agama hanya ada di antara dua kategori, yaitu:
1.       Yang diperintah atau dicontohkan, yaitu setiap amalan yang jelas ada perintahnya, baik dari Allah Swt. di dalam al-Qur'an maupun dari Rasulullah Saw., atau setiap amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. dan para Shahabat beliau.

2.       Yang dilarang , yaitu setiap amalan yang jelas ada larangannya dari Allah maupun dari Rasulullah Saw.
Dalil yang mereka kemukakan di antaranya adalah:
Selengkapnya...

Share

posted under , | 3 Comments

Mengenal Dzat Allah




Pepatah mengatakan: Tak jumpa maka tak kenal, tak kenal maka tak cinta. Cinta kepada Allah semata. Cinta kasih adalah rahasia Allah.

Dia menciptakan manusia dalam bayangan Rahman (hadist Rosululloh).
Bagaimana caranya kita mengenal Dzat Allah? Dimana? Kemana kita harus mencari Dzat Allah? Apakah harus ke Mekkah ataukah ke negeri Cina? Apakah sedemikian jauhnya Dzat Allah itu berada?
Bagi umat Islam sebagai bahan rujukannya adalah Al Qur’an dan hadist Rosulullah.


BERDASARKAN AL QUR’AN ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

1. BILA HAMBA-HAMBA KU BERTANYA TENTANG AKU KATAKANLAH BAHWA AKU DEKAT (AL BAQARAH 2 : 186).
Selengkapnya...

Share

posted under , | 7 Comments

Puasa Arofah Ikut Saudi atau Pemerintah kita sendiri?

Oleh: Al Ustadz Al Fadhil Tama Musyoma

Banyak yang membingungkan tentang "Kapankan Ied Adha?" bahkan banyak sekali pertanyaan masuk via FB dan SMS.. ditambah dikarenakan dengan tidak terpujinya beberapa Oknum yang menuduh PEMERINTAH TELAH MENYESATKAN RAKYATNYA dengan menentukan Ied Adha pada Hari Rabu.. Ironisnya diantaranya Justru Eramuslim.com yang menyatakan dirinya sebagai situs rujukan umat islam namun justru memecah belah umat? betapa sempitnya Media umat sebesar itu justru mengajak umat umat menentang Pemerintah dalam hal Furu'iyah..?? tentu saja banyak umat yang keder.. Masyallah... sudah gitu isunya diperbesar oleh beberapa Harokah / Organisasi Islam yang Bukannya menyatukan Umat demi mencapai Khilafah malah asal nyosor menyudtkan pemerintah
Selengkapnya...

Share

posted under | 1 Comments

Mau Ikut Sahabat Apa Ikut Nabi???

Juragan Imoet sangat bosan mendengar bentuk pertanyaan seperti judul di atas. Juragan sering menemukan kalimat ini ketika berdialog bersama ikhwanina wa ahbabina. Kalau dipikir-pikir, pertanyaan seperti itu pertanyaan yang melecehkan lho...terutama melecehkan para sahabat Radhiyallahu anhum. Contohnye pegini Gan: Sahabat kan shalat tarawehnya 20 rakaat, sementara Nabi 8 raka'at. Kalau udah mentok mereka bilang; "Loe mau ikut sahabat apa ikut Nabi???"

Coba dah perhatiin...! Kaya' sahabat kaga' ikut Nabi aje. Huh...! :(

Selengkapnya...

Share

posted under | 3 Comments

Walaupun Tak Pasti, Tapi Kemungkinan Besar Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam Shalat Tarawehnya 20 Raka'at

Sayyid Ali Fikri dalam bukunya "Khulashatul Kalam fi Arkanil Islam" halaman 114 menuturkan tentang salat tarawih sebagai berikut:

Orang yang pertama kali mengumpulkan orang-orang muslim untuk melakukan salat tarawih secara berjamaah dengan hitungan 20 rakaat adalah Khalifah Umar bin Khattab ra. dan disetujui oleh para sahabat Nabi pada waktu itu. Kegiatan tersebut berlangsung pada masa pemerintahan Khalifah Usman dan Khalifah Ali bin Abi Thalib ra. Kegiatan salat tarawih secara berjamaah seperti ini terkait sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَ سُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ

"Wajib atas kamu sekalian mengikuti sunnahku dan sunnah dari al-Khulafaur Rasyidin".

Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Studi Kritis Kesalahpahaman Terhadap Sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam "Bapakku dan Bapakmu di Dalam Neraka" Hadits Riwayat Muslim

Jika Pembaca yang budiman berkenan, mohon kiranya agar risalah yang sederhana ini disebarkan, dengan niat lillahi Ta'ala, untuk mentashih (memperbaiki) kesalahpahaman sebahagian saudara kita terhadap hak-hak dan kehormatan Junjungan kita Nabi Besar Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Kita tidak menemukan nash yang shorih daripada Alquran dan Sunnah yang mengatakan bahwa kedua orang tua Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah kafir lalu mengapa sebahagian kita sangat memperjuangkan dengan mati-matian bahwa keduanya adalah kafir sehingga buku-bukupun ditulis, artikel-artikelpun disebarkan dan diceramah-ceramahpun ditekankan bahwa Abdullah bin Abdul Muthallib dan Aminah binti Wahhab adalah daripada orang-orang kafir, seolah-olah ini sudah menjadi keyakinan yang wajib diimani oleh setiap muslim. Buang-buang waktu dan
Selengkapnya...

Share

posted under | 10 Comments

Nasehat Buat Ikhwanina Minal Wahhabiyyin As-Salafiyyin

Dulu Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam pernah minta tiga permintaan kepada Allah. Dua permintaan dikabulkan, adapun permintaan agar umatnya disatukan tidak dikabulkan. Hm… pebedaan kita ini memang sudah ditakdirkan  Ya kita nikmati saja, ngga usah ketakutanlah umat Islam ini akan tertinggal karena perbedaan. Perbedaan tidak pernah membuat umat Islam tertinggal, tetapi yang membuat tertinggal adalah kemalasan dan kebodohan.

Toh dari dulu umat Islam mencapai kejayaannya juga berada dalam perbedaan Masih ingatkan masa keemasan kita kapan, yah…Umayyah, Abbasyiah dan masa-masa  khilafah-khilafah yang berikutnya semuanya penuh dengan perbedaan. Hanya saja mereka waktu itu dapat saling menghargai dan hidup rukun.

Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Menambah Adzan Utsman Pada Shalat Jum'at Tidak Mengubah Sunnah


Dengan mengikuti Utsman pada masalah Adzan dua kali bukan berati bahwa hal itu telah mengubah sunnah Rasulullah SAW, kenapa bukan? karena mengikuti Utsman bin Affan RA itu juga sunnah Rasulullah SAW. Sebagaimana Rasulullah bersabda:

فعليكم بسنتي وسنة خلفآء الراشدين من بعدي

“Maka hendaklah kamu berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah al-Khulafa al-Rasyidin sesudah aku”. (Musnad Ahmad bin Hanbal)

Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Dilema Hakekat Nejd Sumber Fitnah Antara Irak dan Riyadh


Sebahagian para pengikut Wahabi merasa marah jika kita sebut bahwa Nejd tempat kelahiran imam mereka adalah tempat keluarnya tanduk setan dan tempat keluarnya Khawarij. Mereka beralasan bahwa Nejd yang dimaksud Rasululah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah Iraq karena negeri Iraq sumber kekacauan dan fitnah.

Mari kita lihat sejauh mana kebenaran yang telah di sampaikan oleh pengikut wahabi yang terlalu fanatik dengan Imamnya Muhammad bin Abdul Wahab ini sehingga beliau hampir seperti nabi yang tidak salah dan khilaf, adapun selain beliau tergolong salah dan sesat.

Bahayanya daerah Najd berasal dari hadits Rasulullah s.a.w yang menceritakan keberkatan tanah , Yaman, dan Syam sebagaimana didalam hadisnya :
Selengkapnya...

Share

posted under , | 12 Comments

Tanggapan Terhadap Tulisan Mengapakah Gambar Diri Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Tidak Boleh Dilukiskan?



Sama seperti Bang Rinaldi, waktu kecilpun saya sangat menyukai majalah-majalah Islam yang menceritakan kisah-kisah para nabi. Waktu itu ada beberapa majalah, saya lupa nama-namanya, tapi yang paling saya ingat adalah majalah "Aku Anak Sholeh". Ngga tahu majalah ini sekarang ntah masih ada atau tidak, soalnya saya ngga pernah lagi menemukannya. Yah kasihan anak-anak orang Islam sekarang, ngga kayak kita dulu. Tul ngga? Ketika menceritakan kisah Nabi Adam, Nuh, Ibrahim , Musa dan lainnya majalah-majalah ini melukiskan sosok mereka. Tetapi pas tiba menceritakan sosok Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salllam, majalah-majalah ini hanya mengilustrasikan seolah-olah seperti cahaya saja atau tidak ditampakkan sama sekali. Dulu juga saya bertanya-tanya kenapa yah ngga dilukiskan saja sebagaimana Nabi-nabi yang lainnya. Padahal saya ingin sekali melihat wajah Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salllam.

Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Powered by. Ryosatura. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Topic

Jika kamu ingin tahu kedudukanmu di sisi Allah maka lihatlah kedudukan Allah di hatimu!

Tasawuf itu ihsan

Saudara-saudaraku yang budiman, jangan tertipu oleh dakwaan sebahagian orang bahwa tasawuf tidak ada di dalam alquran. Tasawuf itu ada di dalam alquran, hanya saja ia tersirat. Sebagaimana tersiratnya dilalah-dilalah hukum di balik nash-nash alquran begitu pula isyarat-isyarat tasawuf banyak tersembunyi di sebalik lafazh-lafazh alquran. Bukan ianya hendak disembunyikan Allah dari semua orang, tetapi agar ada usaha dan upaya untuk melakukan penggalian terhadap sumber-sumber ilahiyah yang dilakukan oleh jiwa-jiwa yang intibah. Di situlah akan muncul ijtihad dan mujahadah yang mengandung nilai-nilai ibadah (wa ma kholaqtul jinna wal insa illa liya'buduni).

Tasawuf itu akhlaq (innama bu'itstu li utammima makarimal akhlaq); berusaha mengganti sifat-sifat madzmumah (takhalli) dengan sifat-sifat mahmudah (tahalli). Kedua proses ini sering disebut dengan mujahadah. Para Rasul, Nabi, dan orang-orang arif sholihin semuanya melalui proses mujahadah. Mujahadah itu terformat secara teori di dalam rukun iman dan terformat secara praktek di dalam rukun Islam. Pengamalan Iman dan Islam secara benar akan menatijahkan Ihsan. Ihsan itu adalah an ta'budallaha ka annaka tarah (musyahadah), fa in lam takun tarah fa innahu yarok (mur'aqobah). Ihsan inilah yang diistilahkan dengan ma'rifat. Ma'rifat itu melihat Allah bukan dengan mata kepala (bashor) tetapi dengan mata hati (bashiroh). Sebagaimana kenikmatan ukhrowi yang terbesar itu adalah melihat Allah, begitu pula kenikmatan duniawi yang terbesar adalah melihat Allah.

Dengan pemahaman tasawuf yang seperti ini, insya Allah kita tidak akan tersalah dalam memberikan penilaian yang objektif terhadap tasawuf. Itulah yang dimaksud oleh perkataan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah; "Dan kami tidak mengingkari tarekat sufiyah serta pensucian batin daripada kotoran-kotoran maksiat yang bergelantungan di dalam qolbu dan jawarih selama istiqomah di atas qonun syariat dan manhaj yang lurus lagi murni." (Al Hadiah As-Saniyah Risalah Syaikh Abdullah bin Muhammad bin Abd. Wahhab hal.50 dalam kitab Mauqif A'immah Harakah Salafiyah Cet. Dar Salam Kairo hal. 20).

Adapun praktek-praktek yang menyimpang dari syariat seperti perdukunan, zindiq, pluralisme, ittihad dan hulul yang dituduhkan sebahagian orang; itu adalah natijah daripada tasawuf, maka itu tidak benar, sangat jauh dari apa yang diajarkan oleh tokoh-tokoh sufi; Imam Junaid Al-Baghdadi, Imam Ghazali, Imam Ibnu Arabi, Imam Abd. Qadir Al-Jailani, Imam Abu Hasan Asy-Syadzili, Imam Ibnu Atho'illah As Sakandari, Imam Sya'roni, Imam Suyuthi, Syaikh Abdul Qadir Isa dan imam-imam tasawuf lainnya qaddasallahu sirrahum.

Tasawuf juga adalah suatu ilmu yang membahas jasmani syariat dari sisi lain. Sisi lain yang dimaksud adalah sisi ruhani. Kalau fiqih membahas syariat dari sisi zhohir, maka tasawuf dari sisi batin. Sholat misalkan, ilmu tentang rukun, syarat dan hal-hal yang membatalkan sholat itu dibahas dalam ilmu fiqih. Adapun ilmu tentang khusyu' hanya dibahas dalam ilmu tasawuf. Wallahu a'lam.

Mengenai Saya

Foto saya
Al-faqir dilahirkan di sebuah kota kecil Pangkalan Berandan Kab. Langkat Sumatera Utara. Di kota kecil ini minyak bumi pertama sekali ditemukan di Indonesia (tepatnya di desa Telaga Said). Saat ini al-faqir sedang menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo Fakultas Syariah wal Qanun. Blog ini merupakan sebagai sarana saja bagi saya untuk sharing bersama teman-teman, silaturahmi dan menambah wawasan. Hehe jangan tertipu dengan nama blog "Sufi Medan" karena ini hanya nama blog saja, adapun si empunya sendiri bukanlah seorang sufi, hanyasaja mencintai orang2 sufi. Sufi adalah gelar yang hanya diberikan untuk orang-orang yang mengamalkan ajaran-ajaran Tasawuf dengan benar. Tentunya di sana sini masih banyak kekurangan, al-faqir sangat mengharapkan perbaikan dari Teman-teman semuanya. Saran dan masukan sangat saya nantikan. Dan bagi siapapun yang ingin menyebarkan artikel2 dalam blog ini saya izinkan dan saya sangat berterima kasih sudah turut andil dalam mengajak saudara-saudara kita kepada kebaikan dan yang ma'ruf. Terima kasih sudah berkunjung di blog orang miskin. Moga Allah senantiasa memberkahi dan melindungi Teman-teman semuanya. Billahi taufiq, wassalamu'alaikum.

Followers


Recent Comments