Secercah Cahaya Dari Seorang Sufi Agung Imam Ibnu 'Arabi Qaddasallahu Sirrah


Ibnu ‘Arabi adalah sosok sufi yang banyak mendapatkan kritikan dan tuduhan tajam. Sebagian ulama ada yang mengatakan "Ma Ikhtalafal ulama’u fi ahadin ka ikhtilafihim fi Muhyidin Ibnu ‘Arabi". Salah satu tuduhan yang terkenal adalah ajaran wihdatul wujud yang beliau kenalkan, Sehingga ketika nama wihdatul wujud disebutkan maka yang terlintas di telinga pendengar adalah nama Ibnu ‘Arabi, sang pencetus.

Pada kitab yang berjudul Min Aimmatil Muwahhidin Ibnu Arabi yang ditulis oleh al-Alamah al-Syekh Abdurahaman Hasan Mahmud terdapat banyak pembahasan ilmiah yang berkaitan dengan hal-hal kontroversi Ibnu ‘Arabi. 

Selengkapnya...

Share

Hukum dan Hikmah Zakat Fitrah

1. Mengapa Dinamakan Zakat Fitrah?

Zakat fitrah hanya istilah kita saja orang Indonesia, adapun sebenarnya dalam bahasa Arab namanya bukan zakat fitrah tetapi zakat fithri (زكاة الفطر) yangmana al-fithru itu artinya adalah berbuka. Jadi zakat fithri maksudnya adalah zakat berbuka, yaitu berbukanya para hamba daripada puasa selama satu bulan Ramadhan. Berbukanya bukan dengan memakan kurma tetapi dengan membayar zakat. Sebagaimana berbuka pada sore hari adalah penyempurna ibadah puasa selama sehari begitu pula berbuka pada akhir Ramadhan adalah penyempurna ibadah puasa Ramadhan. 
Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments

Mengapa Pahala Puasa Tak Ada Malaikat Yang Mampu Mencatat?

Oleh: Sidi Syaikh Muhammad 'Iwadh al-Manqusy hafizhahullah dalam majelis beliau, pembacaan Shohih Bukhari di Hay al-Asyir Nashr City Cairo

Puasa adalah menyifati diri dengan sifat yang tidak kita miliki; yaitu menyifati diri dengan sifat yang berlawanan dengan sifat diri kita (tawashuf bikhilafi ma nahnu fihi). Hakekat kita adalah zat dengan sifat yang membutuhkan (al-faqir). Dengan puasa, sebenarnya kita lagi menyifati diri [1] kita dengan  sifat yang tidak sesuai dengan zat diri kita, yaitu sifat tidak membutuhkan (al-ghaniy), karena al-ghaniy adalah sifat Allah Subhanahu wa Ta’ala[2] semata.

Selengkapnya...

Share

posted under | 3 Comments

Resume Ceramah Ilmiah Syaikh Dr. Usamah Sayyid AzharS Dalam Sesi ke-4 Seminar "Hadis dan Ahli Hadis di al-Azhar”

Oleh: Ust. al-Fadhil Zamzami Saleh al-Azhari pada 18 Juni 2011 jam 7:27

Ini merupakan ringkasan dari ceramah ilmiah yang disampaikan oleh Syekh Usamah al-Sayyid al-Azhari dalam seminar berjudul “Hadis dan Ahli Hadis di al-Azhar” (الحديث والمحدثون في الأزهر الشريف) yang diadakan di Auditorium Imam Muhammad ‘Abduh, al-Azhar pada 25 Mei 2011 lalu. Oleh karena isi kandungan ceramah beliau begitu menarik, maka saya coba buat resumenya  dalam bentuk tulisan ini.

Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Tasawufkan Ramadhanmu

Sepertinya memang sudah fitrah kian, manusia akan melebihkan amalnya ketika ahwal ruhaninya meningkat. Meningkatnya ahwal ruhani ini disebabkan oleh banyak hal, bisa jadi karena berada di tempat-tempat atau waktu-waktu yang fadhilah (utama) seperti ketika berada di depan makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam atau makam para auliya’, ketika berada dalam malam lailatul qadar, atau bisa jadi karena lagi tertimpa musibah, bisa jadi karena baru saja mendapat nikmat dan juga bisa jadi ketika lagi mengharap. Masih banyak sebab-sebab lain yang dapat meningkatkan ahwal ruhani seorang hamba kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Selengkapnya...

Share

posted under | 11 Comments

Maksud Kata Asing (Ghorib) Pada Hadits "Bada'al Islam Ghoriban..."




Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda “sepeninggalku kelak, akan muncul suatu kaum yang pandai membaca Al Qur`an tidak melewati kerongkongan mereka. mereka keluar dari agama, seperti anak panah yang meluncur dari busurnya dan mereka tidak pernah lagi kembali ke dalam agama itu. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk dan akhlak mereka juga sangat buruk. (HR Muslim)

Rasulullah dalam hadits tersebut menyampaikan tentang kaum yang lain yakni kaum khawarij.

Namun pada zaman kini kareteristik kaum khawarij ditengarai  dapat kita temui pula pada kaum yang lain.
Selengkapnya...

Share

posted under | 5 Comments

Prospektik Tasawuf di Indonesia

Oleh: Syaikhuna Al-Fadhil Sayidi Rohimuddin Nawawi Al-Bantani

K I N I

Melihat perkembangan Islam di Asia Tenggara; Indonesia, Malaysia dan lainnya sepuluh tahun belakangan, salah satu pertanda paling mencolok adalah perhatian pada tasawuf di samping segi sosial-politik Islam yang seringkali kontroversial. Kalau kita memperhatikan laporan media-massa, kita akan mendapatkan betapa sering muncul laporan mengenai perkembangan tasawuf itu, seolah-olah ada kecenderungan baru cara keberagaman masyarakat yang beralih ke cara Sufistik.

Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Ijma' Ulama Umat Tidak Mengkafirkan Ashhab Mazhab Yang Delapan

Alhamdulillâhi Rabbil ‘âlamîn. Wa sholâtu was salâmu ‘alâ Sayidinâ Muhammad Khôtimin Nabiyyîn wa ‘alâ âlihi wa shohbihi ajma’în.

Keputusan nomor. 152 (1/17) Terkait Kesatuan Umat Islam Antar Mazhab Aqidah, Fiqih dan Tarbiyah.

Majelis Dewan  Fiqih Islam Internasional Organisasi Konferensi Islam (OKI) dalam sidang tahunannya yang dilaksanakan pada tanggal 28 Jumadil Awal-2 Jumadil Akhir 1427 Hijriyah bertepatan 24-28 Juni 2006 merumuskan:
Selengkapnya...

Share

posted under , | 6 Comments

Muhammad Bin Abdul Wahab; Pengantar Singkat Studi Kritis Ideologi Pemikirannya

(Warning: Sebelum membaca artikel ini siapkan kopi dan pastel di meja anda karena butuh waktu setengah jam untuk menghabiskan artikel ini. Yang gak tahan baca lama2 sebaiknya mundur dari sekarang biar gak pingsan di tengah jalan. Dan yang suka emosian sediakan kipas angin biar gak kepanasan. Dan kalau mau buat bantahannya buat bantahan yang berbobot, jangan suka buat bantahan yang tak mengena & tak berhubungan sebagaimana buku2 bantahan yang sudah ada.) Bismillah…selamat menikmati.

Oleh: Al Ustadz Al Fadhil Muhammad Hidayatullah Lc.

*Penulis adalah sarjana alumnus Universitas Al Azhar Kairo Fak. Lughah Arabiyah. Saat ini sedang menyelesaikan pendidikannya di program pascasarjana Jur. Syari'ah Darul Ifta' Kairo.

Selengkapnya...

Share

Ulama Nenek Moyang Indonesia Mengikuti Salafush Sholeh

Wali Sembilan

Islam Masuk ke Indonesia Sejak Abad ke 1 H

Mereka mengatakan bahwa ibadah kaum muslim di negeri kita mengikuti nenek moyang. Apakah prasangka mereka kita mengikuti kaum Hindu atau Buddha ?  Itu sama saja mereka terhasut pencintraan yang dilakukan kolonialisme Belanda.

Ahmad Mansur Suryanegara dalam bukunya “API SEJARAH” jilid 1 mengungkapkan.

Dengan sengaja, sejarawan Belanda pada masa pemerintah kolonial Belanda membuat periodisasi sejarah Indonesia, memundurkan waktu masuknya agama Islam berada jauh di belakang atau sesudah keruntuhan kekuasaan politik Hindu atau Keradjaan Hindoe Majapahit. 
Selengkapnya...

Share

posted under | 5 Comments

Jalan Sufisme: Memoar Pengembaraan Imam Al Ghazali dalam Mencari Hakikat Sejati

Oleh: Peran Sabeth Hedianto

Seperti didalam kitab al-munqidz min al-dhalal (Pengetasan Kesesatan) adalah karya Imam Ghazali yang ia tulis sebagai memoar pengembaraan intelektual, dalam upaya menemukan titik-titik KENYAKINAN dari BISIK-BISIK KERAGUAN. Memoar itu ia maksudkan sebagai semacam motivasi untuk para Pencari: mesti bersungguh-sungguh dan pantang berhenti untuk menemukan apa yang ia cari, sampai ia tidak tahu apa yang harus dicarinya lagi. Dan semuanya itu ia lakukan lewat jalan pengembaraan Sufisme.

Pengembaraan intelektual Imam Ghazali bermula dari obsesinya mengetahui hakikat dari setiap sesuatu, dan itu mengharuskan adanya perangkat keilmuan yang ia sebut dengan al-ilmu al-yaqini; istilah abstrak untuk menyebut seperangkat keilmuan yang mampu menyingkap hakikat sesuatu, tanpa ada sisa-sisa keraguan dan kemungkinan kekeliruan.

Selengkapnya...

Share

Al Azhar Berupaya Satukan Kelompok Muslim Mesir

Prof. Dr. Syaikh Ahmad Thayyib
Hidayatullah.com--Peran Al Azhar dalam menjaga kesetabilan Mesir dan persatuan umat mulai nampak. Kalau sebelumnya, Dar Al Ifta (Lembaga Fatwa Resmi Mesir) mengundang para tokoh dari berbagai kelompok Muslim untuk ikut bertukar pikiran mengenai kesatuan umat, kini Syeikh Al Azhar juga melakukan hal yang sama. Syeikh Al Azhar gagas muktamar untuk kesatuan umat, sebagaimana dilansir almesryoon.com (11/5)

Komitmen Al Azhar untuk menjadi lembaga pemersatu umat terlihat tatkala Syeikh Muhammad Hassan seorang tokoh Salafy Mesir berkunjung ke Syeikh Al Azhar. Dr. Ahmad At Thayyib berpesan kepada Syeikh Muhammad Hasan agar bisa bekerja sama dalam masalah pokok dan tidak mencela satu dai kepada dai yang lain serta tidak konstrasi dalam masalah furu’.

Selengkapnya...

Share

posted under , | 1 Comments

Hakekat & Rahasia Mengapa Kita Memanggil 'Sayidina' Untuk Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam

Raudhah Asy-Syarif
Oleh: Al Ustadz Al Fadhil Bang Zon Jonggol

Mereka bertanya mengapa kita panggil Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan sayyidina Muhammad Shallallahu alaihi wasallam ?

Pertanyaan ini pada hakikatnya tidaklah terkait dengan dalil atau hujjah namun bagian dari akhlak.

Sebagian ulama (ahli ilmu) pada zaman modern ini memahami ilmuNya secara ilmiah/logika yakni menggunakan pikiran dan memori. Jumhur ulama sejak dahulu memahami ilmuNya secara hikmah yakni menggunakan akal dan hati

Selengkapnya...

Share

posted under , | 3 Comments

Dosa Yang Berulang-Ulang Tidak Terampuni?

Kalau kita melakukan dosa berulang-ulang, maka jangan sampai dosa yang terakhir kita lakukan itu menjadi sebab keterputus-asaan kita daripada bertaubat kepada Allah. Kalau kita menyerah dan berputus asa begitu saja, maka itulah yang dimaukan syaitan, agar kita terus menemaninya di dalam adzab, tertipulah kita dengan tipu daya syaitan, selama-lamanyalah kita berkubang dalam maksiat dan berlipat gandalah musibah yang menimpa. Padahal bisa jadi itu adalah dosa yang terakhir, yang ditakdirkan Allah kepada kita. Sebagaimana ketika melakukan amal ibadah kita disuruh untuk husnuzhon kepada Allah, begitupula ketika kita melakukan perbuatan dosa. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
Selengkapnya...

Share

posted under | 1 Comments

Berdialog, Langkah Awal Meredam Radikalisme



Ibnu Abbâs Radhiyallahu ‘anhu bercerita, “Ketika orang-orang Haruriyah (Orang-orang Harûriyah adalah orang-orang khawârij. Dinamakan harûriyah karena mereka awalnya mengkonsentrasikan diri di daerah Harûra’, sebuah desa yang terletak kurang lebih dua mil dari Kûfah.) melakukan pembangkangan terhadap pemerintahan Ali bin Abi Thâlib Radhiyallahu ‘anhu (Amirul mu’minin pada waktu itu), mereka mengisolir diri di sebuah camp. Jumlah mereka pada waktu itu sekitar 6000 orang. Mereka bersepakat untuk melakukan pemberontakan kepada Ali bin Abi Thâlib. Dan sudah seringkali orang datang kepada Ali Radhiyallahu ‘anhu dan mengingatkannya seraya berkata, “Wahai Amirul Mu’minin, sesungguhnya orang-orang Harûriyah itu akan memberontak kepada engkau”. Setiap kali itu pula Ali Radhiyallahu ‘anhu menjawab, “Biarkan mereka. Saya tidak akan memerangi mereka sampai mereka memerangi saya. Dan mereka pasti akan melakukannya!”
Selengkapnya...

Share

posted under , | 0 Comments

Nasehat Sayidi Syaikh Yusuf Bakhour Al Hasani Seputar Pentingnya Sanad Di Majelis Hadits Syaikh Muhammad 'Iwadh Hafizhahumallah

Majelis Hadits Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam adalah Nur (cahaya)

قد جاء كم من الله نور و كتاب مبين

"Sungguh telah datang kepadamu daripada Allah nur dan kitab yang terang." (Al-Maidah: 15)

Sayidina Ibnu Abbas radhiyallahu anhu berkata: "Kitab yang terang itu kita telah tahu bahwa ia adalah alquran, lalu apakah nur itu? Itulah dia Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam."

Al-waw (و) dalam bahasa arab datang dengan maksud mughayarah dan bukan mujanasah. Oleh karena itulah Sayidina Ibnu Abbas menafsirkan dengan Muhammad dan bukan kitab alquran itu sendiri.
Selengkapnya...

Share

posted under , | 0 Comments

Hikam Ibnu Atho'illah As-Sakandari Seputar Hakekat Pujian Makhluk

Kalau ada orang-orang yang memuji kita tentang kebaikan-kebaikan kita, maka jangan senang dulu Gan, karena pujian mereka itu hanya prasangka mereka saja bahwa kita ini baik. Sebenarnya yang lagi mereka puji itu adalah Allah karena Allahlah pemilik hakiki segala kebaikan yang ada pada diri kita. Adapun kita adalah tempat kelemahan dan kekurangan, begitu banyak keburukan yang kita lakukan, hanya saja Allah menutupi itu semua dengan kebaikan-kebaikan-Nya. Maka yang mereka puji sebenarnya adalah Allah dan bukan diri kita. Lalu apa yang harus kita lakukan? Ada dua hal yang harus kita lakukan:

Ya pertama kita harus jujur Gan, malu kepada Allah, contoh mudahnya begini; Dulu waktu SMP, PR saya sering sekali dikerjakan oleh teman yang paling pintar di kelas. Ketika mendapatkan nilai sepuluh, tentu yang dipuji oleh manusia satu kelas adalah saya.
Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Wisata Ruhani ke Makam Para Auliya'

Makam Imam Syafi'i
Saya katakan wisata karena memang ruh juga perlu diwisatakan Gan. Bukan hanya jasad yang butuh refreshing, tapi juga ruh kita yang tersembunyi dan sering kelelahan ini. Kalau orang-orang di hari libur lebih memilih untuk berwisata ke Ancol, Monas,  tempat pemandian, karaoke atau rumah pacar, nah saya pribadi lebih suka wisata ke kuburan-kuburan.  Terlebih di sini hari liburnya adalah hari Jum'at dan bukan hari minggu, maka adalah waktu yang tepat berwisata ruhani. Yah wisata ruhani, di samping bebas biaya tiket masuk dan tidak perlu merogoh hepeng (red:kocek) yang banyak, yang biasanya saya keluarkan untuk ngajak si do'i (sok punya) makan sate, bakso, es krim, es campur, es cendol, es pal dan aspal  yang hanya menambah beban di perut saja namun tidak mengenyangkan ruhani, ongkos angkot dari asrama ke makam juga gak terlalu mahal; hanya tujuh ribu perak Gan kalau dirupiahkan pulang-pergi dari Madinah Nashr ke kawasan Sayyidah Aisyah masuk dalam.
Selengkapnya...

Share

posted under | 6 Comments

Wawancara Ekslusif dengan iblis (wawancara ini telah mendapat persetujuan dari ALLAH SWT)


Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW (dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas)

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba - tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: "Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk..? Sebab kalian akan membutuhkanku. "

Rasulullah bersabda:"Tahukah kalian siapa yang memanggil?"

Kami menjawab: "Allah dan RasulNya yang lebih tahu."
 
Beliau melanjutkan, "Itu Iblis, laknat Allah bersamanya."

Umar bin Khattab berkata: "izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah"

Selengkapnya...

Share

posted under | 1 Comments

Dialog Bersama 'Salafi'

[Singa Ahlussunnah]
apa alasan anda melakukan kesyirikan ?

[Anda]
Laporkan · 10:18
kesyirikan apa Mas?

[Singa Ahlussunnah]
Laporkan · 10:19
mencium kuburan, berdoa di kuburan
dll
banyak
ana ambil semua gambar antum di fb

[Anda]
Laporkan · 10:19
ana kan cuman mencium, gak lebih
buat apa?
Selengkapnya...

Share

posted under | 14 Comments

Mufti Mesir Berdoa: Terpotong Kaki & Tangan Penghancur Makam Sayidina Husain & Menghancurkan Makam Adalah Keluar Daripada Agama

ٍSyaikh Ali Jum'ah
Mufti Negara Mesir Fadhilah Syaikh Doktor Ali Jum'ah mengeluarkan sebuah ultimatum  kepada sekelompok orang yang telah menghancurkan sebahagian makam di beberapa propinsi dan mengisyaratkan bahwa tindakan tersebut telah keluar dari agama, akal dan kemanusiaan.

Mufti berbicara dengan keras ketika meriwayatkan perdebatan beliau dengan sekelompok orang yang menganggap bahwa makam adalah berhala. Beliau berkata, "Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah meninggalkan 360 berhala di ka'bah dan tidak menghancurkannya walaupun beliau mampu, dan sesungguhnya Mesjid Nabawi mencakup makam Nabi Muhammad,  Abu Bakar dan Umar bin Khattab." Beliau juga menolak tuntutan untuk
Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Ibnu Taimiyah Pertama Yang Berpahaman Allah Berada Di Langit

Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan ta'zhim saya kepada Imam Taqiyuddin Ahmad Ibnu Taimiyah, seorang imam yang agung, kritikus nomor wahid di zamannya, imamnya para pengikut mazhab salaf yang murni, gudang khazanah keilmuan bagi generasi khalaf yang terus mengikuti, semoga Allah terus mencurahkan rahmat dan karomat kepada maqomnya yang suci. Izinkanlah al-faqir untuk menulis sedikit perihal tentang keagungan engkau ya Imam, walaupun dari sudut pandang yang sedikit agak berbeda, sudut pandang seorang dhoif dan faqir yang lagi mencari.
Selengkapnya...

Share

Aqidah Ahlu Sunnah wal Jama'ah (Allah Maha Suci Dari Tempat, Bentuk Dan Ukuran (Al-Hadd)[1])

Mesjid Al Azhar Kairo Mesir
Oleh: Syekh Salim Alwan al Hasani dan Syekh Fawwaz ‘Abboud hafizhahumallah di acara Daurah Ilmiyyah “Bedah Wacana Teologi Sunni”  di Aula Serbaguna Jurusan Ilmu Agama Islam, FIS-Universitas Negeri Jakarta (UNJ)  tanggal 15-16 April 2004, kerjasama Pusat Kajian Islam SYAHAMAH dengan IAI, FIS-UNJ Jakarta. 

ALLAH ADA TANPA TEMPAT


لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
  
Tidak  serupa dengan-Nya segala sesuatu dan Dia Maha mendengar lagi Maha melihat" (Asy-Syura: 11)
Selengkapnya...

Share

posted under | 0 Comments

Jika Anak Kita Bertanya Dimana Allah?

Khansa, Kamila, Rida
Risalah kecil ini saya buat mengingat beberapa hari yang lalu ada anak salah seorang kakak saya bertanya kepada kakaknya: "Kak Ridha, Allah itu dimana?" Lalu si kakak yang masih berumur 6 tahun ini menjawab: Allah itu ghaib sayaaang, gak bisa ditanya dimana tempat-Nya." Sungguh bijak jawaban kakak ini, lebih bijak daripada orang-orang dewasa yang mengatakan Allah di atas langit.  Allah bisa dijumpai dengan pesawat jet yang canggih. Laa haulun wala quwwatun illa Billah.

Saya kira bukan adik kakak ini saja yang sering menanyakan Allah kepada ibunya, tetapi anak2 Sodara-sodara juga pasti melakukan hal yang serupa, begitu pula dengan anak saya nanti. Kira-kira apa yah yang akan kita jawab ketika anak kita bertanya; "Dimana Allah?"

Selengkapnya...

Share

Kenapa Sahabat Tidak Meributkan Ayat-Ayat Mutasyabihat?

Banyak yang tergelincir ketika membicarakan ayat-ayat mutasyabihat, karena apa? Karena memang ayat ini diturunkan untuk menguji dan membedakan antara ahlul haq dengan ahlul bathil, antara ahlul makrifat dengan ahlul syahwat. Itulah fungsi alquran sebagai pembeda (al-furqan). Kalau kelezatan duniawiyah yang juga merupakan ayat-ayat Allah telah banyak  menguji ahlu dunya yang nafsunya dipenuhi dengan syahwat, maka ayat-ayat mutasyabihat akan menguji ahlul qur'an yang  hatinya dipenuhi dengan syubhat.

 فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ

"Maka adapun orang-orang yang dalam hatinya ada kecondongan pada kesesatan maka mereka akan mengikuti kemutsyabihatannya (kesamaran) karena mencari-cari fitnah dengan mencari-cari takwilnya." (Ali-Imran:7)
Selengkapnya...

Share

posted under , | 5 Comments

Fakta-Fakta di Balik Kerajaan Saudi

Raja-raja Saudi

1. Rejim Saudi, seperti juga sebagian besar negara-negara Arab lainnya, adalah pemerintahan yang menyatukan antara yang benar (haqq) dan salah (batil). Aspek Haqq Saudi hanya bisa kita lihat dari simbol-simbol yang mereka pakai; bendera Saudi, klaim negara Islam, dan penerapan Syariah. Namun, di balik itu sebenarnya Saudi juga tak berbeda dengan negara sekuler lainnya.

2. Beberapa tahun sebelumnya, Saudi menggandeng Inggris untuk sama-sama memberantas gerakan Ikhwan di negaranya itu. Seorang anggota kerajaan pernah mengungkapkan hal ini. Sekarang, bukan rahasia lagi kalau Saudi akrab dengan AS. AS sudah dijadikan sebagai pelindung Saudi.
Selengkapnya...

Share

Ngambil Berkah Air Hujan

Sidi 'Alwi Al-Maliki
Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin–ulama Wahhabi kontemporer di Saudi Arabia yang sangat populer dan kharismatik-, mempunyai seorang guru yang sangat alim dan kharismatik di kalangan kaum Wahhabi, yaitu Syaikh Abdurrahman bin Nashir al-Sa’di. Ia dikenal dengan julukan Syaikh Ibnu Sa’di. Ia memiliki banyak karangan, di antaranya yang paling populer adalah karyanya yang berjudul, Taisir al-Karim al-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan, kitab tafsir setebal 5 jilid, yang mengikuti paradigma pemikiran Wahhabi. Tafsir ini di kalangan Wahhabi menyamai kedudukan Tafsir al-Jalalain di kalangan kaum Sunni.

Syaikh Ibnu Sa’di dikenal sebagai ulama Wahhabi yang ekstrem. Namun demikian, terkadang ia mudah insyaf dan mau mengikuti kebenaran, dari manapun kebenaran itu datangnya.
Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments

Arab Saudi Dan Pengkhianatan Keluarga Sa'ud

Oleh: Farid Wajdi

Arab Saudi merupakan salah satu negara di Dunia Islam yang cukup strategis, terutama karena di negara tersebut terdapat Baitullah di Makkah yang menjadi pusat ibadah haji kaum Muslim seluruh dunia. Apalagi perjalanan Islam tidak bisa dilepaskan dari wilayah Arab Saudi. Sebab, di sanalah Rasulullah saw. lahir dan Islam bermula hingga menjadi peradaban besar dunia. Arab Saudi juga sering menjadi rujukan dalam dunia pendidikan Islam karena di negara tersebut terdapat beberapa universitas seperti King Abdul Aziz di Jeddah dan Ummul Qura di Makkah yang menjadi tempat belajar banyak pelajar Islam dari seluruh dunia. Dari negara ini, muncul Gerakan Wahabi yang banyak membawa pengaruh di Dunia Islam. Lebih jauh, Saudi sering dianggap merupakan representasi negara Islam yang berdasarkan al-Quran dan Sunnah.Namun demikian, di sisi lain, Saudi juga merupakan negara yang paling banyak dikritik di Dunia Islam. Sejak awal
Selengkapnya...

Share

posted under , | 5 Comments

Dialog antara Syeikh Sa'id Ramdhan Bouthi Dengan Anti madzhab


Ada sekelompok anti madzhab yang terdiri dari seorang pemuda dan kawan-kawan nya yang sengaja datang mengunjungi Syeikh Sa’id Ramdhan.. Saya hanya akan mengutip beberapa bait yang penulis anggap penting untuk diketahui oleh si pembaca diantaranya adalah :

Syeikh Sa’id berkata : Bagaimana cara anda memahami hukum Allah ? Apakah anda langsung mengambil dari Al-Qur’an dan Sunnah ataukah anda mengambilnya dari para imam mujtahid ?

Anti madzhab menjawab : Saya akan menelisti pendapat para imam mujtahid serta dalil-dalilnya kemudian saya akan mengambil keterangan yang dalilnya paling mendekati Al-Qur’an dan Sunnah.
Selengkapnya...

Share

posted under , , , | 4 Comments

Persepsi Kita Tentang Allah

Black Hole
Salah satu pelajaran Tauhid yang sering kita salah-pahami adalah tentang ‘Kursi Alllah’. Seorang jamaah umroh pernah saya tanya tentang persepsinya terhadap Allah, saat dia menjalankan shalat ‘menghadap’-Nya. ‘’Apakah yang terbayang di dalam benak Anda tentang Allah, ketika Anda shalat?’’ Dia menjawab: ’’Allah berada di depan saya, sedang duduk di atas Singgasana-Nya...’’.

Tentu saja ini salah kaprah. Sehingga saya perlu mengajaknya diskusi cukup lama untuk menjelaskan berbagai statement al Qur’an yang bisa menjebak persepsi kita dalam memahami-Nya. Masalahnya, memang, Allah memperkenalkan Diri-Nya di dalam Al Qur’an dengan menggunakan bahasa personifikasi manusia.
Selengkapnya...

Share

posted under , | 0 Comments

Asal Usul Keluarga Su’ud (Dinasti Saudi)

Peringatan: Sebelum membaca artikel yang panjang ini, bersihkan hati, lapangkan dada dan dinginkan kepala. Netralkan pikiran dan jiwa dari keberpihakan kepada kelompok sendiri dan biasakan lisan untuk tidak latah menuduh apa yang dikatakan orang sebagai tuduhan dan fitnah sebelum  kita meneliti secara mendalam dan membuka kembali lembaran-lembaran sejarah. Wabillahi taufiq. Bismillah... 

Oleh Alm. Muhammad Sakher diterjemahkan secara bebas oleh  Abdur Rahim Ats-Tsauri dari sebuah naskah berbahasa Arab berjudul Ali Sa’ud, Min Aina? Wa ila Aina?


Pada tahun 851 H, sekumpulan pria dari Bani Al Masaleekh, yaitu trah dari Kaum Anza, yang membentuk sebuah kelompok dagang (korporasi) yang bergerak di bidang bisnis gandum dan jagung dan bahan makananan lain dari Irak, dan membawanya kembali ke Najd. Direktur korporasi ini bernama Sahmi bin Hathlool. Kelompok dagang ini melakukan aktifitas bisnis mereka sampai ke Basra, di sana mereka berjumpa dengan seorang pedagang gandum bernama Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe, seorang Yahudi. Ketika sedang terjadi proses tawar menawar, yahudi itu bertanya kepada mereka, “Dari mana Anda berasal?” 
Selengkapnya...

Share

Kisah Bilal dan Adzannya (Sangat Menarik)


Makam Bilal di Damaskus
Kisah ini, menunjukkan betapa mendalam dan besar kecintaan sahabat pada Nabi, juga bagaimana rasa rindu yang sangat menyayat hati mereka. Bahkan, sebenarnya sebab wafatnya Abu Bakar ash Shiddiq adalah karena terbunuh oleh rindu pada Nabi yang membakar hatinya (sebagian riwayat menyatakan, nafas beliau berbau seperti daging yang dipanggang).

Semua pasti tahu, bahwa pada masa Nabi, setiap masuk waktu sholat, maka yang mengkumandangakan adzan adalah Bilal bin Rabah. Bilal ditunjuk karena memiliki suara yang indah. Pria berkulit hitam asal Afrika itu mempunyai suara emas yang khas.

Selengkapnya...

Share

posted under | 2 Comments

Revolusi Sosial Timur Tengah; Suatu Indikasi Kebangkitan Nasionalisme Arab atau Pan Islam?

Revolusi Rakyat Mesir
Oleh: Muhammad Nurdin

Revolusi sosial yang dilancarkan  bangsa Arab untuk menggulingkan rezim-rezim otoriter dukungan Amerika Serikat dan sekutunya di berbagai negara  kawasan Timur Tengah merupakan suatu refleksi dari tumbuh berkembangnya kesadaran bangsa Arab  yang selama ini tercabik-cabik oleh rekayasa Washington dan sekutunya dalam konteks   melindungi kepentingan politik, ekonomi dan sosial budayanya di kawasan tersebut, seiring menjamin agar  tetap eksisnya  Zionis Israel, nasionalisme bangsa Arab mati suri menyusul berakhirnya perang  dingin antara Blok Barat  yang dipimpin Washington dan Blok Timur pimpinan Moskow sekitar tahun 1991, sehingga  hanya Amerika Serikat sebagai pemain utama di Timur Tengah
Selengkapnya...

Share

posted under , | 0 Comments
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Powered by. Ryosatura. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Topic

Jika kamu ingin tahu kedudukanmu di sisi Allah maka lihatlah kedudukan Allah di hatimu!

Blog Archive

Tasawuf itu ihsan

Saudara-saudaraku yang budiman, jangan tertipu oleh dakwaan sebahagian orang bahwa tasawuf tidak ada di dalam alquran. Tasawuf itu ada di dalam alquran, hanya saja ia tersirat. Sebagaimana tersiratnya dilalah-dilalah hukum di balik nash-nash alquran begitu pula isyarat-isyarat tasawuf banyak tersembunyi di sebalik lafazh-lafazh alquran. Bukan ianya hendak disembunyikan Allah dari semua orang, tetapi agar ada usaha dan upaya untuk melakukan penggalian terhadap sumber-sumber ilahiyah yang dilakukan oleh jiwa-jiwa yang intibah. Di situlah akan muncul ijtihad dan mujahadah yang mengandung nilai-nilai ibadah (wa ma kholaqtul jinna wal insa illa liya'buduni).

Tasawuf itu akhlaq (innama bu'itstu li utammima makarimal akhlaq); berusaha mengganti sifat-sifat madzmumah (takhalli) dengan sifat-sifat mahmudah (tahalli). Kedua proses ini sering disebut dengan mujahadah. Para Rasul, Nabi, dan orang-orang arif sholihin semuanya melalui proses mujahadah. Mujahadah itu terformat secara teori di dalam rukun iman dan terformat secara praktek di dalam rukun Islam. Pengamalan Iman dan Islam secara benar akan menatijahkan Ihsan. Ihsan itu adalah an ta'budallaha ka annaka tarah (musyahadah), fa in lam takun tarah fa innahu yarok (mur'aqobah). Ihsan inilah yang diistilahkan dengan ma'rifat. Ma'rifat itu melihat Allah bukan dengan mata kepala (bashor) tetapi dengan mata hati (bashiroh). Sebagaimana kenikmatan ukhrowi yang terbesar itu adalah melihat Allah, begitu pula kenikmatan duniawi yang terbesar adalah melihat Allah.

Dengan pemahaman tasawuf yang seperti ini, insya Allah kita tidak akan tersalah dalam memberikan penilaian yang objektif terhadap tasawuf. Itulah yang dimaksud oleh perkataan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah; "Dan kami tidak mengingkari tarekat sufiyah serta pensucian batin daripada kotoran-kotoran maksiat yang bergelantungan di dalam qolbu dan jawarih selama istiqomah di atas qonun syariat dan manhaj yang lurus lagi murni." (Al Hadiah As-Saniyah Risalah Syaikh Abdullah bin Muhammad bin Abd. Wahhab hal.50 dalam kitab Mauqif A'immah Harakah Salafiyah Cet. Dar Salam Kairo hal. 20).

Adapun praktek-praktek yang menyimpang dari syariat seperti perdukunan, zindiq, pluralisme, ittihad dan hulul yang dituduhkan sebahagian orang; itu adalah natijah daripada tasawuf, maka itu tidak benar, sangat jauh dari apa yang diajarkan oleh tokoh-tokoh sufi; Imam Junaid Al-Baghdadi, Imam Ghazali, Imam Ibnu Arabi, Imam Abd. Qadir Al-Jailani, Imam Abu Hasan Asy-Syadzili, Imam Ibnu Atho'illah As Sakandari, Imam Sya'roni, Imam Suyuthi, Syaikh Abdul Qadir Isa dan imam-imam tasawuf lainnya qaddasallahu sirrahum.

Tasawuf juga adalah suatu ilmu yang membahas jasmani syariat dari sisi lain. Sisi lain yang dimaksud adalah sisi ruhani. Kalau fiqih membahas syariat dari sisi zhohir, maka tasawuf dari sisi batin. Sholat misalkan, ilmu tentang rukun, syarat dan hal-hal yang membatalkan sholat itu dibahas dalam ilmu fiqih. Adapun ilmu tentang khusyu' hanya dibahas dalam ilmu tasawuf. Wallahu a'lam.

Mengenai Saya

Foto saya
Al-faqir dilahirkan di sebuah kota kecil Pangkalan Berandan Kab. Langkat Sumatera Utara. Di kota kecil ini minyak bumi pertama sekali ditemukan di Indonesia (tepatnya di desa Telaga Said). Saat ini al-faqir sedang menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo Fakultas Syariah wal Qanun. Blog ini merupakan sebagai sarana saja bagi saya untuk sharing bersama teman-teman, silaturahmi dan menambah wawasan. Hehe jangan tertipu dengan nama blog "Sufi Medan" karena ini hanya nama blog saja, adapun si empunya sendiri bukanlah seorang sufi, hanyasaja mencintai orang2 sufi. Sufi adalah gelar yang hanya diberikan untuk orang-orang yang mengamalkan ajaran-ajaran Tasawuf dengan benar. Tentunya di sana sini masih banyak kekurangan, al-faqir sangat mengharapkan perbaikan dari Teman-teman semuanya. Saran dan masukan sangat saya nantikan. Dan bagi siapapun yang ingin menyebarkan artikel2 dalam blog ini saya izinkan dan saya sangat berterima kasih sudah turut andil dalam mengajak saudara-saudara kita kepada kebaikan dan yang ma'ruf. Terima kasih sudah berkunjung di blog orang miskin. Moga Allah senantiasa memberkahi dan melindungi Teman-teman semuanya. Billahi taufiq, wassalamu'alaikum.

Followers


Recent Comments